Friday, June 17, 2011

Hentian Terakhir...

Dalam perjalanan menuju hentian terakhir itu...
Sudah tiga hentian aku berhenti...
Merenung kembali ke belakang...

Mengingatkan tentang hentian pertama...
Baru kusedar lama benar aku di hentian itu...
Menanti sesuatu yang tak pasti...

Tika di hentian pertama itu...
Aku belajar erti sabar... setia...
Sebagai bekalan aku tika ini...

Kemudian aku berhenti di hentian kedua...
Aku leka sekali kerna bahagia merantaiku...
Tiba-tiba dalam sekelip mata bahagia itu diragut...

Maka tersedarlah aku akan hakikatnya...
Ya... aku leka dengan bahagia itu...
Hingga terlupa akan janji-NYA...

Kini aku terhenti di hentian ketiga...
Pernah satu ketika aku rasakan...
Inilah hentianku yang terakhir...

Mungkin kerna aku selesa amat di sini...
Namun mustahil mungkin ia yang terakhir...
Mungkin harus aku teruskan perjalanan nanti...

Ingin sekali aku berlama di sini...
Walau hanya persinggahan yang seketika...
Sehingga aku menemui yang ABADI...


"Menatap kelam malam seorang diri..."



8 comments:

Mawar Berduri said...

setiap perhentian, ada cerita yang tersendiri. sehinggakan setiap cerita itu akan menemani seluruh hidupmu untuk lebih berhati-hati.

pisau belati said...

Pembunuh Tanpa Bayang :

selagi hidup selagi itu perhentian itu wujud ada untuk kita renung ke masa lalu yang telah kita tinggalkan ke belakang.

ini sebuah cerita di setiap baris kata akan adanya nokhtah atau koma....

KAMIHIDUP said...

setiap hentian ada gula dan garamnya. :)

ghost said...

belajar untuk bertahan dengan pendirian...tetapkan apa perhentian yang terbaik untuk kamu.

~Kenanga Suchi~ said...

Mawar Berduri : cerita itu buat pedoman di masa depan...

~Kenanga Suchi~ said...

Pembunuh Tanpa Bayang : selalu hanya koma yang temani aku... tiada noktahnya... mungkin kerna aku tidak gemar akan noktah itu...

~Kenanga Suchi~ said...

KAMIHIDUP : sebagai penyedap rasa jalan cerita...

~Kenanga Suchi~ said...

ghost writer : pendirian adalah satu yg sukar bagiku... aku sukar menetapkannya... 'go with the flow'