Hari minggu yang baru berlalu dihiasi indah, ditemani teman akrab. Bersama mereka, jiwa rasa lebih tenang dan bahagia. Kini aku sedar, yang nyata itu harus aku lebihkan. Mereka yang selama ini aku letak ketepi, yang sepatutnya aku raikan. Yang nyata itu, sudah pasti nampak buruk indahnya. Cuma aku yang buta dalam menilai selama ini. Mencari sesuatu yang aku sendiri tak pasti. Yang pasti, bahagianya sebentar cuma. Di penghujung, derita memakan diri.
Kata teman, anggap saja ini semua sebagai
kifarah dosa yang lalu. Bila kita rasa sakit dan derita, tenang dan sabarlah hadapinya. Mungkin ini cara Tuhan mau balas kembali atas apa yang sudah kita lakukan dulu, yang tidak di landasan yang Tuhan ciptakan. Bersyukurlah atas ujian-Nya. Hanya DIA yang Maha Mengetahui setiap yang diaturkan-NYA. Seandainya ini semua dapat membasuh dosa aku yang lalu, aku redha dalam meniti. Syukur Tuhan sedarkan aku, sebelum aku lenyap ditelan bumi.