Thursday, June 16, 2011

Benci...

Jejaka : Sudah pasti kamu membenciku sekarang ini bukan... aku telah menyakitimu... maafkan aku... (wajah yang penuh kekesalan...)
Gadis : Tidaklah... aku tidak pernah membencimu... dan akan terus tidak membencimu... biar manapun arah kita selepas ini...  (menjawab tenang sambil tersenyum...)


Sahabat : Kau mesti menyampahkan dengan dia tu sekarang ni... mesti benci gila kan... kalau aku laa... hmm... tatau la nak cakap macam mana...
Gadis : Erm... aku tak benci dia pun... dia manusia biasa yang pasti tersilap... aku juga turut bersalah dalam hal ni... (senyum...)

Sahabat : Alaa... tipu laa kau tak rasa pape... mesti kau ada agenda lain ni kan... hmm... tak percaya la aku, kau tak benci dia... (sambil memandang sinis...)
Gadis : Maaf... aku tak mampu membenci kerna aku tidak layak membenci sesiapa... (kecewa kerna dituduh punya agenda lain...)


Termenung seketika Si Gadis memikirkan tentang dirinya... tidak waraskah aku ini... setelah bermonolog sendirian... akhirnya ketemu jawapan yang pasti...

Bukanlah Si Gadis itu tidak waras... tetapi akibat waraslah dia tidak mahu membenci... kerna bagi Si Gadis benci itu menyakitinya... ya... pernah dia hadapi satu masa dulu... menjadi pembenci... tetapi balasannya... jiwanya jadi sakit... hatinya jadi parah... Lantas... Si Gadis cuci hati dari benci...

Siapa kita hendak membenci ciptaan-NYA... kamu membenci orang yang menyakitimu... apa kamu tidak pernah menyakiti orang lain... fikir-fikirkanlah... manusia tidak pernahnya sempurna... ada salah silap yang tidak mampu kita elakkan... ini ritma kehidupan... masing-masing punya jalan cerita sendiri... yang telah digabungkan di alam ini...



"Jangan pernah ada benci antara kita..."


14 comments:

laskar pelangi said...

tak elok benci membenci kan:)

~Kenanga Suchi~ said...

laskar pelangi : betol tu pelangi sayang... benci tu membusukkan hati... merosakkan jiwa... :)

Mawar Berduri said...

kadang kala ketenangan kita buat mereka hairan. tapi aku percaya, ketenangan itu mampu mengubah sesuatu.

siapalah kita untuk membenci.

~Kenanga Suchi~ said...

Mawar Berduri : aku juga percaya... ketenangan mampu merungkaikan amarah...


kita hanya makhluk di sudut dunia...

M.Sya.R said...

kita tak cukup sempurna untuk punya rasa benci dalam diri...andai timbul rasa benci..istighfar la banyak2 n berilah kemaafan..

~Kenanga Suchi~ said...

pelangi senja : tiada manusia yang sempurna... kita hanya menumpang di sudut dunia... rasa itu muncul akan timbul juga kerna kita namanya manusia... namun harus ditepis sekuatnya... :)

pisau belati said...

Pembunuh Tanpa Bayang :

sudahnya sakit sendiri.....

~Kenanga Suchi~ said...

pisau belati : benar sekali... sudahnya sendiri yang menanggung...

fyna ahmad said...

nice entry..




jom singgah n follow belog fyna.
http://inibelogfyna.blogspot.com
:)

~Kenanga Suchi~ said...

fyna : thanks... :)

KAMIHIDUP said...

benci ni tak baik. :)

~Kenanga Suchi~ said...

KAMIHIDUP : :)

Anonymous said...

*senyum*

ska juga pernah merasa. orang kata ska gila.

~Kenanga Suchi~ said...

skandaLdariLangit : hehe... mungkin ya kita gila... tapi itu bahagia... hidup tanpa kebencian... :)