Hari minggu yang baru berlalu dihiasi indah, ditemani teman akrab. Bersama mereka, jiwa rasa lebih tenang dan bahagia. Kini aku sedar, yang nyata itu harus aku lebihkan. Mereka yang selama ini aku letak ketepi, yang sepatutnya aku raikan. Yang nyata itu, sudah pasti nampak buruk indahnya. Cuma aku yang buta dalam menilai selama ini. Mencari sesuatu yang aku sendiri tak pasti. Yang pasti, bahagianya sebentar cuma. Di penghujung, derita memakan diri.
Kata teman, anggap saja ini semua sebagai kifarah dosa yang lalu. Bila kita rasa sakit dan derita, tenang dan sabarlah hadapinya. Mungkin ini cara Tuhan mau balas kembali atas apa yang sudah kita lakukan dulu, yang tidak di landasan yang Tuhan ciptakan. Bersyukurlah atas ujian-Nya. Hanya DIA yang Maha Mengetahui setiap yang diaturkan-NYA. Seandainya ini semua dapat membasuh dosa aku yang lalu, aku redha dalam meniti. Syukur Tuhan sedarkan aku, sebelum aku lenyap ditelan bumi.


6 comments:
aku pun rasa camtue.mungkin dengan apa yang jadi sekarang mampu ubah diri jadi lebih baik.insyallah
sekurang-kurangnya kita punya peluang mengingati semua itu dari tiada langsung kan? :)
agreed . apa pun jadi , jangan pernah ragui Dia . =)
Allah maha mengetahui
kifarah dosa. betul.
bila ada sakit dan susah tu. saya cuma fikirkan mungkin ini kifarah dosa-dosa yang lalu
dah semakin matang adik akak... jgn pernah putus asa pada dugaan DIA. kita manusia... akakpun kekadang dinasihatkan oleh adik akak begini bila akak down...
Post a Comment