Showing posts with label Keluarga. Show all posts
Showing posts with label Keluarga. Show all posts

Sunday, June 05, 2011

Yang bernama IBU dan AYAH...

Telefon bimbit berdering... 

"Assalamualaikum... ada apa mak...?"
"Waalaikumussalam... buat apa? tadi kenapa tak angkat mak tepon..."
"Oh... tadi ada keje sket mak..."
"Yeke... ni sebok lagi ke? ganggu ke?"
"Dah siap dah ni... nape mak?"
"Ada duit lagi ke...? Duit nak masuk lambat lagi kan..."

Ini rupanya yang dirisaukan oleh Si Ibu... Risau anaknya tidak berduit... Risau anaknya ikat perut tidak makan...

"Hehehe... ada laa sket lagi..." jawab Si Anak... segan untuk meminta... malas menyusahkan ibu dan ayah... "Ada banyak mana lagi... takde cakap... jangan dok makan maggi saja lak... " Risau benar Si Ibu... "Ada lagi... cukup kot... hehe..."

Tidak puas hati dengan jawapan itu Si Ibu menghulurkan telefon pada Si Ayah pula...
"Halo... ada duit tak ni... sok ayah masuk laa..." Si Ayah terus membuat keputusannya...

Terdiam Si Anak... kerna dia tahu... ayahnya sudah tentu akan menggunakan duit belanja yang diterima setiap bulan daripada kebajikan masyarakat untuk diberikan padanya... kerana ayahnya adalah seorang OKU... sudah tidak mampu bekerja lagi setelah ditimpa kecelakaan beberapa tahun yang lalu...


"Kasihnya ibu dan ayah tiada bandingnya..."


Si Anak itu sedar... dia sudah lama tidak pedulikan keadaan ibu dan ayahnya di kampung... kerna asyik dengan hidupnya di kota itu... sibuk memikirkan perihal hidupnya sehingga terabai ibu dan ayahnya... sedangkan ibu dan ayah di kampung risaukan dirinya...

Ya... memang dia tidak mahu ibu dan ayah tahu segala masalahnya... kerna selama ini... apa pun yang dilaluinya... tidak pernah ibu dan ayahnya dibebankan dengan semua itu... dia masih mampu tersenyum dan terus melangkah...

Kerna Si Anak itu ingin sekali menjadi tempat bergantungnya ibu dan ayah serta adik-adiknya... Oleh itu... Si Anak nekad tidak ingin membebankan Ibu dan Ayahnya... ingin mereka lihat kekuatan dirinya mengharungi hidup walau badai melanda...



"Pelukan ibu yang menenangkan jiwa dirindui selalu..."