Friday, July 01, 2011

Karekter 3 | Pendiam...

Pendiam... itu sifatnya... hanya berkata bila perlu... hanya meluah pada yang tertentu... bukan malas bersuara... bukan tak ingin bergebang... tapi untuk apa semuanya... jika ada yang perit terselindung...

Dia... diam-diam ubi berisi... diamnya bukan menyendiri... diamnya bukan dalam sepi... yang tidak mengenali... maka sombonglah tujahan diberi... Dia... diam menyimpan sulit... kemas kejap dalam hati...

Bukan tidak pernah membising... tapi tiada untungnya didapati... hanya mendapat sakit di hati... biarlah diam dan sepi... dari membising melukai... itu yang dipelajari... sebagai bekalan di hari...


"Diam aku jangan diuji... kelak bising yang menyakiti..."


19 comments:

PenjuruKosong said...

diam2 besi berkarat..

tp x perlu jd mcm tin kosong
berbunyi lantang tp x berisi..

Mawar Berduri said...

aku diam.

aku takut bila aku mula buka mulut saat hati aku kacau, aku akan sakiti kamu.

aku diam.

~Kenanga Suchi~ said...

CassiaSiamea : diam aku bertempat... takut juga ya berkarat... tapi tak ingin seperti tin kosong... tiada untungnya juga...

~Kenanga Suchi~ said...

Mawar Berduri : diam mawar... bukan kita kalah... hanya ingin menjaga... hati-hati mereka... hanya berkata jika perlu... supaya tiada yang tersakiti... biar diri yang disakiti...

Akulah Pak Lan said...

Diam ku ibarat gunung berapi yang hanya menanti masa...

~Kenanga Suchi~ said...

Akulah Pak Lan : padamkan ia sebelum meletus... lepaskan sedikit demi sedikit... jangan biarkan ia membuak lalu memuntahkan lavanya... kelak punah semuanya...

. said...

diam itu berbisa ;)

~Kenanga Suchi~ said...

nawal addina : bisa yang bisa menyucuk setiap sendi tulang itu... bisa harus ada penawarnya...

vampire's lovex said...

baik...aku diam masa taip komen nih...

vampire's lovex said...

baik...aku diam masa taip komen nih...

Pencari Qurratuaini said...

terima kasih...

Bidadari Syurga said...

kekadang bila org tanya saya tak dpt menjawab... dan solutionnya saya pndand dia dan senyap...

ewanthology said...

diam saja ketika marah, kerana kalau bersuara pasti akan menyakitkan.

monologtinism said...

kadangkala lebih baik memilih diam dari berkata-kata. mereka sukar mahu faham lantas mengabaikan rasa. kita juga terasa.

HEROICzero said...

*diam*


=)

ORLANDO AHMAD said...

diam itu lebih baik... tapi biar bertempat

Unknown said...

shhhhh.

:)

ghost said...

diam menyimpan seribu makna..sekali diluahkan memberi makna pada semua.

NEPH said...

terlalu banyak bisa kita mengatakan tentang diam.diam tanda setuju bahkan tidak setuju. jadi diam lah kamu pada tempatnya.tatkala jumaat memunculkan diri.Perkataan dia selalu diwar warkan sebelum khatib membacakan khutbah.Diam tiada tapi bising pula memunculkan diri.apakah kita tidak faham maksud diam atau telah dikaburi dengan dongeng dunia.?renung renung?diri sendiri perlu mencarinya.